CO.CC:Free Domain

Rabu, 10 September 2008

Berita 05 Mei 2008

1.Menguat, Desakan Patok Harga

Jawapos.com - JAKARTA - Presiden kembali meminta pemakluman jika pemerintah terpaksa menaikkan harga bahan bakar minyak (BBM). Pukulan harga minyak dunia yang mengimpit APBN memaksa pemerintah berpikir rasional. Namun, SBY berjanji langkah itu merupakan pilihan terakhir jika tidak ada cara lain untuk mengatasi krisis.

Bagi SBY, dalam menangani krisis energi dan pangan, pemerintah terbuka terhadap setiap bentuk kritik, termasuk dari partai-partai politik.

Presiden juga meminta masyarakat saling membantu menangani krisis pangan dan energi.

Sementara itu, di tengah upaya meredam dampak kenaikan harga minyak dunia, pemerintah diusulkan menggunakan mekanisme hedging atau lindung nilai. Potensi penghematan APBN yang bisa dihimpun Rp 52-101 triliun.

2. Semburan Kian Banyak di Pemandian Warga

Liputan6.com - Muara Enim: Penduduk Desa Lubai Persada, Muara Enim, Sumatra Selatan, saat ini bertambah waswas. Betapa tidak, munculnya belasan semburan gas baru di danau buatan yang menjadi tempat mandi dan mencuci menambah kekhawatiran mereka. Warga khawatir desa mereka akan tenggelam seperti di Sidoarjo, Jawa Timur. Mereka juga khawatir semburan gas di danau itu berdampak kurang baik bagi kesehatan karena mulai ada gejala gatal-gatal .

Namun pihak Pertamina menganggap belasan titik semburan gas kecil di danau buatan itu bisa segera diatasi dan tidak berdampak terhadap kesehatan.

Pihak Pertamina mengatakan, petugas masih memusatkan perhatian untuk menutup semburan liar lumpur gas dekat Sumur Merbau I yang semakin besar. Petugas juga akan menyalurkan air dan lumpur yang ditampung di kolam ke lokasi jauh dari sungai dan permukiman.

3.Curiga Bagasi, Bandara Perth Ditutup

SYDNEY - Petugas keamanan menghentikan operasional terminal internasional Bandara Perth, Australia, selama 12 jam pagi kemarin. Tindakan itu dilakukan setelah ditemukan empat paket mencurigakan yang baru saja diturunkan dari pesawat milik Malaysia Airlines dengan nomor penerbangan MH 125 dari Kuala Lumpur.

Selain terminal tersebut ditutup, 3.000 calon penumpang yang sudah di dalamnya dievakuasi. Akibatnya, jadwal penerbangan di terminal itu pun kacau.

Tim penjinak bom yang memeriksa tidak menemukan barang berbahaya di empat paket mencurigakan tersebut. Polisi menolak menjelaskan secara detail isi paket itu.

Sebuah sumber menyebutkan bahwa paket tersebut berisi bunga kering. Polisi pun sudah menghubungi penerima kiriman paket itu. Sejauh ini tidak disebutkan adanya pelanggaran yang dilakukan seseorang.

4. Virus Mematikan Serang Balita China, 24 Tewas

BEIJING - Media pemerintah China, Xinhua melaporkan di antara korban tewas akibat enterovirus 71 adalah seorang anak berusia 18 bulan di Kota Foshan di Provinsi Guangdong. Seorang anak yang meninggal pada 25 April lalupun terbukti positif mengidap virus yang sama. Sebanyak 22 orang yang meninggal dilaporkan berada di Provinsi Anhui.

Enterovirus 71 adalah penyakit yang menyerang bagian tangan, kaki dan mulut yang rentan dialami anak-anak.

Wabah virus ini membuat konsentrasi pemerintah China mempersiapkan ajang Olimpiade semakin berat. Pemerintah China saat ini mendapatkan kecaman bertubi-tubi dari dunia internasional akibat kekerasan yang terjadi di Tibet.

Seperti dikutip dari Associated Press, kemarin, Departemen Kesehatan China menyatakan akan berupaya keras untuk melakukan upaya pencegahan wabah tersebut agar tidak mengganggu Olimpiade dan keamanan China.

5.Dispora Tak Bisa Lepas Tangan Dalam Kasus Pungutan Uang UN

RiauInfo.com - PEKANBARU - Masih adanya pungutan uang Ujian Nasional (UN) yang dilakukan sejumlah SMA tahun ini tidak terlepas dari kesalahan pihak Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Kota Pekanbaru. Instansi ini lambat dalam membagikan dana UN ke masing-masing sekolah.

Seharusnya sebelum ujian dilakukan, Disdikpora sudah membagikan dana UN tersebut ke sekolah-sekolah, karena dana yang berasal dari APBD Kota Pekanbaru itu sudah lama dicairkan. Tapi ternyata pihak Disdikpora lalai untuk membagikan dana tersebut ke sekolah-sekolah.

Hal ini tentu saja membuat pihak sekolah yang membutuhkan dana untuk menyelenggarakan UN terpaksa membuat kebijakan untuk menarik uang ujian dari masing-masing murid. Kondisi ini jelas akan mencoreng nama Walikota Pekanbaru karena sebelumnya sudah menyatakan tidak akan ada pungutan dana sedikitpun untuk keperluan UN.

Terkait hal itu, Ketua Komisi III DPRD Kota Pekanbaru Muhammad Fadri AR menyebutkan pihaknya akan memanggil kedua pihak, yakni Disdikpora dan Sekolah untuk membahas masalah ini.

6. Sudah 438 Akte Gratis Warga Miskin Dikeluarkan

Riautoday.com – PEKANBARU - Sudah 438 akte gratis untuk keluarga miskin yang dikeluarkan Dinas Pendaftaran Penduduk. Akte gratis untuk keluarga miskin ini diberlakukan Pemerintah Kota Pekanbaru sejak Januari 2008 ini dengan tujuan memberikan layanan gratis kepada warga miskin Kota Pekanbaru. Kebijakan ini akan diberlakukan pada setiap warga miskin Kota Pekanbaru.

Kepala Dinas Pendaftaran Penduduk, HR Dorman Johan mengatakan, akte gratis untuk anak yang berumur dibawah 60 hari masih tetap gratis biaya pengurusan. Warga miskin yang belum memiliki akte dihimbau untuk memanfaatkan kebijakan ini.

Warga miskin yang mendapat biaya gratis mengurus akte ini sebut ditandai adanya kartu miskin atau surat keterangan tidak mampu. Proses pengurusan tetap seperti biasa dengan melengkapi persaratan lalu mendatangi Kantor Pelayanan Terpadu.

Tidak ada komentar: